Seni Jajan Pasar Riwayatmu Kini

Seiring dengan perkembangan zaman jajan pasar hampir terlupakan. Coba lihat sekarang, orang lebih memilih jajan praktis dan modern. Sah-sah saja, ini merupakan sebuah kesukaan. Bahkan ada juga orang yang mengatakan, "ah...jajan pasar? sudah kuno tuh," Biarlah orang mengatakan seperti itu, itu hak dia.

Jajan pasar di tempat saya biasanya terdiri dari cenil, lopis, grontol (jagung rebus), gathot, gethuk, klepon dan sebagainya (mungkin ada nama jajan pasar di tempat anda). Bahkan jajan pasar ini hampir tenggelam, anak-anak sekarang hampir kurang mengenal jajan pasar (kecuali kalau anak diajak ke pasar tradisional dan dikenalkan). Jajan ini biasanya kita jumpai di pasar tradisional, yang bila kita lihat penjual jajan pasar tradisional dapat dihitung dengan jari, semakin hari semakin langka.

Saya pernah menjumpai jajanan pasar ini disajikan di hotel yang banyak dikunjungi oleh turis asing. Sepertinya turis-turis asing ingin mencari sesuatu yang unik dan lain daripada yang lain. Bahkan ingin mencoba membuatnya. Saya pernah mendaptkan email dari teman saya dari Eropa, yang pernah tinggal dua tahun di Indonesia. Dia mengatakan sudah dapat membuat kue lapis dan klepon untuk keluarganya di Eropa.

Nah, kita sebagai bangsa Indonesia sudah mengenalkan jajanan tradisional kepada putra-putri kita belum? belum terlambat kan? yuk...ajari putra-putri kita mengenal jajanan khas Indonesia, agar anak-anak lebih mencintai tanah air Indonesia.



0 komentar:



Posting Komentar